Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Kulit Akibat Gigitan Serangga Menggunakan Teorema Bayes
Isi Artikel Utama
Abstrak
Abstrak
Pada penelitian mengenai rancangan sistem pakar untuk mendiagnosa penyakit kulit akibat gigtan serangga pada manusia dengan mengimplementasikan metode teorema bayes sebagai alat ukurnya. Teorema Bayes adalah teorema yang digunakan dalam statistika untuk menghitung peluang suatu hipotesis. Basis pengetahuan sistem pakar diperoleh dari akuisisi pengetahuan pakar yaitu dokter.
Penelitian ini menggunakan 25 data yang didapat melalui rekam medis, lalu rekam medis yang ada diimplementasikan kedalam sistem. Hasil pada sistem dicocokan dengan pakar hingga mendapatkan angka kecocokan maksimal dan hasil identifikasi yang mendekati.
Berdasarkan dari 25 data pasien yang telah diujikan terhadap pakar dan sistem, sistem dapat mendeteksi 4 jenis penyakit kulit akibat gigitan serangga yaitu Skabies, Insect Bite, Dermatitis Atopik, dan Prurigo Simpleks. Untuk pasien yang mengalami penyakit kulit akibat gigtan serangga dan sesuai dengan validasi pakar adalah 25 data pasien dimana 21 data pasien sesuai dan yang tidak sesuai adalah 4 data pasien. Sehingga untuk tingkat akurasi sistem berdasarkan hasil validasi pakar dan sistem adalah 84%.
Rincian Artikel
Referensi
[1] Dharmeizar. (2012). Hipertensi. Hipertensi dalam Medicinus, Volume 25.
[2] Dipiro, J. d. (2011). Pathophysiologic Approach. Pharmacotherapy.
[3] Halodoc. (2018). 4 Penyebab Panu Muncul Sehingga Ganggu Penampilan. Retrieved from https://www.halodoc.com/artikel/4-penyebab-panu-muncul-sehingga-ganggu-penampilan
[4] Kusumadewi, S. (2003). Artificial Intelligence : Teknik dan Aplikasinya.
[5] Marlinda, L. (2015, November 17). Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Kulit Pada Manusia Menggunakan Apotek Hidup Menggunakan Simple Additive Weighting. Seminar Nasional Sains dan Teknologi 2015 Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta, TINF - 006(ISSN 2407-1846), 1-5.
[6] Marwali, H. (2013). Ilmu Penyakit Kulit. Jakarta: PT Gramedia Jakarta.
[7] Novida, L. (2014, April). Sistem Pakar Diagnosa Kanker Serviks Menggunkan Metode Bayes. Pelita Informatika Budi Darma, Vol.VI No.3(ISSN 2301-9425 ), 90-95.
[8] Pradipta, N. T. (2017). Perancangan Informasi Analisis Medik Menggunakan Logika Fuzzy Sugeno Berbasis Data Rekam Medik Pada Penyakit Hipertensi. Jurnal Ilmiah Infromatika, Volume 2 No.1.
[9] Puspa, M. A. (2018). Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Hipertensi Menggunakan Metode Naive Bayes. Jurnal Ilmiah, Volume 10(e-ISSN 2548-7779).
[10] Ridho, M. (2015). Pengaruh Kentang terhadap Hipertensi. Jurnal Agromedicine, Volume 2 No 2.
[11] Russari, I. (2016). Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Batu Ginjal Menggunakan Teorema Bayes. Jurnal Riset Komputer (JURIKOM), Volume 3 NO 1(ISSN - 2407-389X).
[12] Sam'ani, M. H. (2016). Sistem Pakar Untuk Mendiagnosa Penyait Mata Pada Manusia Menggunakan Teorema Bayes. Indonesian Journal on Networking and Security, Volume 5 No 4.
[13] Siregar, E. T. (2015). Penerapan Teorema Bayes Pada SIstem Pakar Untuk Mengidentifikasi Penyakit Tumbuhan Padi. Seminar Nasional Informatika.
[14] Sitohang, H. T. (2018). Sistem Pakar Untuk Mendiagnosa Penyakit Pada Tanaman Jagung Dengan Metode Bayes. Journal Of Informatic Pelita Nusantara, Volume 3 No 1(e-ISSN 2541-3724).
[15] Tribunnews. (2019). Dermatitis Atopik. Retrieved from https://www.tribunnews.com/kesehatan/2019/05/16/dermatitis-atopik-atau-eksim-penjelasan-gejala-penyebab-serta-cara-pengobatannya?page=all
[16] Wasitaatmadja, S. M. (2011). Ilmu Penyakit Kulit Dan Kelamin (Vol. 6). Jakarta: Balai Pernebit FKUI.
[17] yayak, k. (2017, mei). Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Kulit Menggunakan Metode Forward Chaining. Jurnal Insand Comtech, Vol.2 No.1(ISSN 2302-6227), 21-26.